Strategi Promosi

8 Strategi Promosi Paling Efektif Untuk Mendongkrak Penjualan

Strategi Promosi

Dengan strategi promosi yang tepat, Anda akan dapat menikmati kesuksesan dari sisi “brand awareness”. Tidak hanya itu, Anda juga berkesempatan untuk meraih target penjualan secara efektif.

Berikut adalah 10 tips dari strategi pemasaran produk menurut para ahli:

  1. Manfaatkan Media Sosial

Melalui media sosial seperti Facebook dan Twitter, Anda dapat melakukan strategi promosi dengan cara memperkenalkan brand dan produk kepada pengguna media sosial.

Dengan teknik yang tepat, maka pendekatan yang Anda lakukan menjadi lebih personal sehingga ‘lebih dekat’ dengan target market. Karena tanpa pendekatan yang baik dengan target market, segala strategi pemasaran produk akan sulit dijalankan.

GRATIS - 5 Buku Dahsyat tentang Ilmu Pengembangan Diri dan Motivasi Bisnis. Download sekarang.

Di era digital sekarang ini, persaingan bisnis semakin ketat, sehingga hubungan baik dengan pelanggan akan menjadi nilai plus dan menguntungkan

  1. Mensponsori Acara

Meski strategi promosi melalui social media tergolong efektif, namun jangan lupakan taktik pemasaran secara konvensional atau offline. Salah satunya adalah dengan cara menjadi penyelenggara kontes atau sponsor kontes yang akan diselenggarakan adalah ide yang baik.

Dengan menampilkan logo Anda pada kontes atau acara tersebut, maka brand Anda akan dikenal oleh para peserta maupun penonton.

Perlu diketahui bahwa tidak jarang seseorang mencoba produk minuman atau makanan yang menjadi sponsor acara. Mengapa demikian? Karena produk makanan atau minuman itulah yang tersedia dan dijual selama acara.

Jadi, jika ingin memasarkan produk ke kalangan baru, menjadi sponsor sebuah acara merupakan satu cara yang sangat efektif.

  1. Bagi-bagi Produk

Jika brand Anda sedang ingin memperkenalkan produk atau varian baru, maka salah satu strategi promosi yang sesuai untuk digunakan adalah dengan memberikan produk kepada target market. Pembagian produk bisa diberikan secara gratis dalam bentuk sample atau tester.

Jika produk Anda berbentuk digital, sehingga strategi tersebut tidak bisa dilakukan memungkinkan, ada cara lain, misalnya free subscription atau free trial.

  1. Melakukan Pendataan Pelanggan/Target Market

Mengumpulkan data pelanggan merupakan kegiatan yang sangat direkomendasikan. Ketika proses perkenalan produk ataupun penjualan berlangsung, pastikan Anda mendapat data pelanggan sesuai dengan kebutuhan Anda. Data tersebut akan berguna untuk strategi promosi maupun rencana berikutnya.

Data tersebut bisa digunakan dalam pembentukan strategi pemasaran, mulai dari segi bahasa, teknik dan jenis produk yang akan Anda tawarkan.

  1. Beri Insentif untuk Setiap Rekomendasi

“Word of mouth” adalah salah satu tipe pemasaran yang terbukti sangat efektif. Ahli menyatakan bahwa 91% konsumen cenderung akan membeli produk hasil rekomendasi teman.

Untuk mendukung teknik pemasaran secara word of mouth, beri insentif ke pelanggan yang memberikan rekomendasi kepada calon pelanggan lainnya untuk memakai produk Anda.

Insentif juga dapat diberikan dalam bentuk berbeda, misalnya kupon diskon, uang tunai atau bahkan produk. Dengan cara itu, pelanggan Anda akan terus menggunakan dan semakin bersemangat untuk merekomendasikan produk Anda.

  1. Tempatkan Produk Pada Tempatnya

Selain pemasaran yang tepat, penempatan produk yang baik juga penting. Anda bisa memindahkan produk Anda untuk ditaruh di antara 2 jenis produk lain yang komplementer dari jenis produk Anda.

Sebagai contoh, Anda menjual baterai, maka akan sangat mengundang pembeli jika diletakkan bersebelahan dengan produk elektronik.

  1. Selenggarakan Kegiatan Amal atau CSR (Corporate Social Responsibility)

Salah satu hal yang memicu pelanggan untuk membeli produk adalah jika mereka berpikir telah melakukan keputusan pembelian yang tepat.

Salah satu strategi promosi yang memanfaatkan psikologi tersebut adalah dengan menunjukkan kepedulian brand atau produk Anda terhadap isu – isu di masyarakat yang biasa ditunjukkan melalui kegiatan CSR.

Misalnya dengan memakai bahan baku ramah lingkungan atau melakukan penggalangan dana yang akan didonasikan ke sebuah komunitas atau organisasi sosial.

Akan tetapi, label “ramah lingkungan” sebaiknya memang benar-benar terbukti dalam produk Anda, jangan pernah membohongi pelanggan hanya demi strategi pemasaran produk.

  1. Pergunakan Barang Promosi

Anda bisa berpromosi dengan membagikan barang seperti kaos, kalender dan merchandise lain yang terdapat logo brand Anda. Jadi, ketika barang promosi tersebut dipakai oleh seseorang, maka orang disekitarnya akan teringat dan tertarik menggunakan produk dari brand Anda tersebut. Ini adalah salah satu strategi promosi yang sangat populer dilakukan.

GRATIS - 5 Buku Dahsyat yang akan Mengubah Nasib dan Masa Depanmu. Jangan di-klik Jika Anda Sudah Merasa SUKSES.