Ringkasan Isi Buku Marketing Revolution Tung Desem Waringin

Tung Desem Waringin adalah seorang pengusaha, pebisnis dan juga motivator handal yang namanya sudah sangat populer di Indonesia. Pengalaman bisnis seorang Tung Desem Waringin yang biasa dikenal dengan nama TDW sudah tidak perlu diragukan lagi.

Sejak masih sekolah di tingkat mahasiswa, TDW sudah memulai usahanya yaitu menjual emas. Tentu saja bagi anak muda saat itu, pemikiran ini sudah sangat maju dan modern. Entah apa yang saat itu membuatnya berani mengambil langkah sedemikian besar sampai akhirnya mampu merubah jalan hidupnya.

Di dalam buku Marketing Revolution Tung Desem Waringin, ada beberapa hal penting yang bisa Anda petik nilainya. Menurut beberapa review dari pembaca, ini adalah sebuah buku yang sangat menarik dan berkualitas.

Ada penjelasan penting mengenai definisi dari sebuah kata revolusi dalam dunia marketing yang mungkin sekilas nampak sangat familiar di telinga Anda.

Dalam bisnis, marketing adalah sebuah hal yang sangat penting dan memegang peranan yang cukup serius. Hampir bisa dipastikan bahwa kesuksesan sebuah usaha dan bisnis adalah karena sistem marketing yang bisa dijalankan dengan benar.

Marketing sendiri merupakan sebuah kegiatan yang bertujuan untuk menawarkan produk atau jasa dari sebuah perusahaan. Hasil dari proses marketing ini adalah penjualan kepada konsumen baik barang ataupun jasa.

Selain itu ada 9 hal penting dalam buku karya Tung Desem Waringin yang menjadi point paling penting dalam sebuah proses revolusi marketing. Berikut point penting tersebut:

• Ciptakan Penawaran yang Menarik
Semakin menarik penawaran yang Anda lakukan maka konsumen akan semakin tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Ini bisa menjadi tahapan yang cukup sulit dan malah membuat calon konsumen tidak tertarik sedikitpun. Buat konsumen merasa beruntung karena bertemu dengan Anda dan mendapatkan produk yang Anda tawarkan. Dan buat konsumen merasa rugi jika menolak tawaran Anda.

• Pilih & Tawarkan Produk Pada Konsumen yang Tepat
Selalu tentukan siapa konsumen Anda sebelum memutuskan melakukan penawaran. Jangan sampai Anda hanya membuang waktu karena menawarkan produk kepada target yang salah.