Info Reseller Buku

Berikut informasi tentang komisi reseller.

KOMISI PENJUALAN

Harga Paket 3 Buku buku dijual Rp 145.000,- per paket (gratis ongkir untuk seluruh Indonesia).

Komisi Penjualan Reseller untuk Paket 3 Buku adalah Rp 40.000,-

Silakan Anda menjual langsung kepada teman, rekan atau komunitas yang Anda ikuti. Jika ada pembeli, mereka langsung membeli melalui Anda, dan transfer uangnya langsung kepada Anda senilai Rp 145.000.

Selanjutnya Anda cukup transfer kepada kami Rp 105 ribu (atau harga  Rp 145 ribu dikurangi komisi untuk Anda senilai Rp 40 ribu).

Jika Anda berhasil mendapatkan pembeli, Anda kirimkan WA kepada kami dengan format pesanan :

Pesan Buku Trilogi #2

Nama Pembeli Anda :

Alamat Pengiriman Lengkap (disertai kode pos) :

No WA/HP Pembeli Anda :

Lalu kirimkan order Anda ke WA kami pada nomer :

0817.4823.235

Lampirkan juga bukti transfernya (bukti bisa berupa foto struk atau notifikasi mobile banking Anda).

Salam sukses mulia,
Yodhia Antariksa

Memakai Teori Michael Porter dalam Analisa Lingkungan Industri

Menurut Michael E. Porter, terdapat lima faktor besar yang menentukan tingkat faktor kompetisi serta daya tarik dari suatu pasar. Kelima faktor ini akan menentukan bagaimana perusahaan yang berbeda saling bersaing dan menentukan strategi terbaik masing-masing untuk menghadapi persaingan tersebut. Kelima faktor tersebut disebutnya sebagai Porter’s Five Forces (1979).

Porter’s Five Forces juga memiliki faktor-faktor internal dan eksternal yang memengaruhi persaingan antar perusahaan (atau yang disebutnya kekuatan horizontal dan vertikal). Kelima bagian penting dari Porter’s Five Forces adalah:

1. Barriers to Entry
Ini adalah faktor yang menghalangi suatu perusahaan untuk berbisnis, yaitu dengan menghalangi masuknya produk, jasa atau faktor formal seperti perijinan yang membantu perusahaan melakukan strategis bisnisnya.

2. Threats of Subtitutes
Ini adalah faktor berupa keberadaan barang substitusi atau barang pengganti, dimana barang atau produk ini mirip dengan produk yang dibuat perusahaan Anda sehingga menjadi pengganti bagi konsumen.

3. Rivalry
Ini adalah faktor persaingan yang harus perusahaan Anda hadapi. Unsur persaingan ini juga mencakup faktor seperti kemampuan inovasi dan kompetensi dari masing-masing perusahaan yang menjadi senjata utama untuk menghadapi persaingan.

4. Buyer Power.
Ini adalah faktor yang berasal dari pihak pembeli, dimana kemampuan serta ketertarikan konsumen untuk membeli produk Anda akan membawa pengaruh besar terhadap intensitas persaingan dan kompetisi di dalam pasar. Hal ini juga termasuk kemampuan perusahaan untuk memberi insentif bagi konsumen dan membidik target konsumen yang tepat.

5. Supplier Power
Ini adalah faktor yang berasal dari daya tawar yang dimiliki pemasok bahan baku bagi perusahaan Anda. Pasokan yang dimaksud bisa berupa bahan baku produksi, barang jadi, mesin untuk produksi maupun karyawan dan tenaga kerja. Continue reading

Strategi Bisnis – Pilihan Low Cost Strategy atau Strategi Diferensiasi Produk

Walaupun ada lima strategi kompetitif generik yang dijelaskan dalam bagan di atas, dalam prakteknya, semuanya berfokus pada tiga kelompok strategi yaitu Low Cost Leadership Strategy atau strategi terkait biaya dan harga rendah, Differentiation Strategy atau strategi terkait diferensiasi dan spesifikasi produk yang dihasilkan, serta The Best Costs Strategy atau strategi yang menekankan pada biaya produksi rendah, fitur unik dan nilai (value money) yang lebih tinggi.

Berikut penjelasan masing-masing beserta ilustrasinya:
1. Low Cost Leadership Strategy.

Ini adalah strategi yang fokus utamanya adalah pada penyediaan produk yang murah ketimbang yang ditawarkan oleh pesaing. Ini kerap dilakukan oleh perusahaan yang pangsa pasarnya cukup luas dengan jenis usaha yang sudah cukup umum.

Sebagai contohnya adalah BukaBuku.com, toko buku online yang menghadapi persaingan dengan cara memberikan diskon untuk semua koleksi bukunya, baik buku lokal maupun impor. Hal yang sama juga dilakukan Maxi, jaringan supermarket yang menjual berbagai barang seperti layaknya supermarket besar, namun dengan harga yang lebih murah. Continue reading

Pilihan Jenis Strategi Generik dalam Bisnis

Jika sebuah perusahaan hendak melakukan perumusan rencana strategis, perusahan harus melakukan analisis industri dan persaingan dengan faktor-faktor yang telah dirumuskan di atas. Berikut adalah contoh poin-poin penting terkait perencanaan strategis serta persaingan yang harus diperhitungkan:

Karakteristik Ekonomi Dominan dari Lingkungan Industri. Hal ini menyangkut lingkungan ekonomi yang sifatnya makro seperti ukuran pangsa pasar dan tingkat pertumbuhannya, faktor geografis dan lokasi, jumlah serta ukuran kelompok pembeli dan penjual, tren inovasi teknologi serta laju perubahan atau perkembangan tren, pengaruh kurva pengalaman, kebutuhan akan modal dan sebagainya.

Analisis Persaingan. Seperti yang sudah digambakan dalam Porter’s Five Forces Analysis, faktor persaingan yang harus diperhitungkan adalah persaingan antar penjual, ancaman potensi rival, kompetisi terkait barang atau produk pengganti, kekuatan pembeli atau konsumen dan kekuatan supplier. Continue reading

Analisa Strategi dan Analisa Kompetisi Industri Berdasar Teori Michael Porter

Berikut sampel penerapan analisa industru berdasar teori Michael Porter. Ada empat elemen kunci yang perlu dianalisa, yakni :

– komponen barriers to entry
– kekuatan barang subtitusi
– kekuatan supplier
– kekuatan pembeli

ANALISIS DAN PILIHAN STRATEGI: BARRIERS OF ENTRY

Barriers of entry atau penghalang masuk adalah istilah untuk faktor-faktor yang menghalangi proses produksi, yang biasanya terkait dengan hal-hal di luar faktor keberadaan rival seperti faktor formal (peraturan dan larangan pemerintah), akses untuk mendistribusikan atau memasarkan barang, harga bahan baku dan sebagainya.

Singkatnya, semua ini merupakan faktor yang menghalangi suatu perusahaan untuk dapat melakukan proses produksi sesuai keinginan, memasarkan hasil produksi yang sudah jadi, melayani konsumen dan tentu saja mendapat keuntungan.

Beberap jenis penghalang masuk yang umum dijumpai dalam lingkungan persaingan usaha adalah: Continue reading

Cara Terbaik untuk Melakukan Implementasi Strategi Bisnis dengan Sukses

Dalam implementasi strategi, ada beberapa tugas yang harus dilakukan terkait proses pelaksanaan, agar pelaksanaan keputusan strategis yang telah dibuat berjalan lancar serta memudahkan untuk proses pengawasan, evaluasi serta revisi strategi jika ternyata diperlukan.

Tugas-tugas implementasi tersebut ada yang berasal dari faktor organisasi dan SDM/HR, dan ada yang berasal dari faktor sistem.
Untuk yang terkait organisasi, tugas-tugas dalam implementasi strategi adalah:

• Membangun organisasi yang cakap dengan anggota yang kompeten dan sistem organisasi yang tepat; hal ini sudah harus diterapkan sejak awal.
• Mendesain sistem penghargaan (untuk anggota) yang mendukung aktifitas organisasi, maksudnya agar para anggota organisasi merasa lebih termotivasi.

• Menciptakan kultur perusahaan yang mendukung pelaksanaan strategi agar tidak ada pertentangan di dalam organisasi.
• Menggunakan kepemimpinan strategis agar semua anggotanya bisa menjalankan tugas pelaksanaan strategi dengan sebaik-baiknya. Continue reading

21 Ide Bisnis Paling Menguntungkan dan Cara Memulainya

perusahaan-start-up-reLedakan internet telah membuat peluang bisnis tumbuh dimana-mana. Saat ini jauh lebih mudah bagi seseorang untuk memulai dan menjalankan bisnis karena adanya dukungan teknologi internet yang memudahkan segalanya.

Namun demikian, tetap saja ada kegamangan tentang pilihan bisnis apa yang bisa mulai dijalankan.

Apa saja pilihan bisnis yang paling menguntungkan dan mudah dijalankan? Atau apa saja bisnis yang modalnya tidak perlu banyak-banyak namun sangat menguntungkan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya sudah menulis sebuah buku panduan yang bisa Anda download dengan gratis berjudul : 21 Ide Bisnis Paling Menguntungkan dan Cara Memulainya. Continue reading