Sukses Investasi melalui Strategi Investasi Warren Buffet

Ketika Anda sedang berpikir untuk melakukan investasi dengan harapan akan menuai hasil di masa mendatang, maka tidak ada salahnya apabila Anda mencoba untuk mencari referensi dari buku – buku strategi investasi karya Warren Buffet. Kesuksesan Warren Buffet di dunia investasi sudah tidak perlu dipertanyakan. Dengan strategi – strategi dan teknik – teknik yang terbilang tidak populer, dirinya mampu menjadi salah satu raja di bidang investasi dan saat ini dianggap sebagai “guru”.

Ketika berbicara soal investasi, maka nama seorang Warren Buffet akan selalu menjadi salah satu yang paling sering disebut. Strategi investasi yang digunakan oleh Warren Buffet telah banyak ditiru oleh para investor dunia, meski mungkin masing – masing telah memiliki metode sendiri – sendiri.

Sebagai investor kelas dunia, Warren buffet mempunyai beberapa kunci sukses yang dapat diterapkan, baik oleh para investor pemula maupun yang sudah ahli. Anda mungkin mempunyai investasi bermodal besar, misalnya saja saham Blue Chip, atau mungkin hanya investasi kecil – kecilan seperti emas.

Dengan menerapkan strategi investasi yang tepat, maka Anda akan berada di jalur paling potensial dan peluang Anda untuk meraup hasil yang memuaskan lebih terbuka lebar.

Bisa dikatakan bahwa Warren Buffet merupakan guru investasi yang sangat unik. Meskipun sangat sukses, namun dirinya tidak pernah ragu untuk mengakui kesalahan yang dia buat selama karirnya sebagai seorang investor. Dirinya juga tidak pernah mengajarkan para investor untuk menjadi serakah atau “bertaruh nyawa”.

Sebaliknya, Buffet selalu menekankan aspek kehati – hatian, focus, memiliki sikap mental dan psikologis yang tepat dalam berinvestasi. Inilah yang membuat petuah – petuah investasi yang dikeluarkannya populer, baik di kalangan investor pemula maupun para investor yang telah berpuluh tahun berkecimpung di bidang ini.

Apabila Anda mencoba membaca buku – buku karya Warren Buffet, Anda akan menemukan setidaknya 5 kunci sukses berinvestasi yang bisa digunakan oleh para investor, yakni:

• Menemukan guru yang hebat
Salah satu kunci sukses Warren Buffet pada masa awal karirnya sebagai investor adalah belajar dari guru investasi yang hebat dan berpengalaman. Pada tahun 1949, dirinya terinspirasi untuk menjadi seorang investor setelah membaca buku yang ditulis oleh Ben Graham dengan judul “The Intelligent Investor”. Buffet kemudian memutuskan untuk menempuh studi di Columbia Business School dan menimba ilmu langsung dari sang idola.

Menurut Buffet, seiring dengan berjalannya waktu seorang investor mungkin mengembangkan metodenya sendiri. Namun, meski sudah sangat berpengalaman, seorang investor tidak boleh berhenti menimba ilmu dan belajar, baik itu dari tempat pendidikan formal, forum investor, buku – buku maupun komunitas – komunitas investor.

• Jadikan investasi sebagai sesuatu yang dinikmati
Apakah Anda tahu bahwa Warren Buffet membeli saham pertamanya saat dirinya masih berusia 11 tahun? Sejak saat itulah, dirinya menaruh minat yang sangat besar dalam bidang investasi serta saham. Minat tersebut menuntunnya untuk terus membaca buku – buku, menempuh pendidikan formal dan pada akhirnya membagi pengalaman serta ilmu yang dimiliki dengan investor maupun calon investor.

Tidak ada salahnya berinvestasi dengan tujuan untuk mendapat pemasukan atau penghasilan, namun apabila Anda menikmati kegiatan tersebut maka Anda akan semakin mudah untuk mengembangkan keahlian yang Anda miliki. Dan karena Anda memiliki minat di bidang tersebut, maka Anda akan lebih siap dalam menghadapi segala resiko dan juga siap menghadapi perubahan iklim investasi.

• Focus dan kesabaran adalah kunci
Sejak masih duduk di bangku perguruan tinggi, Warren Buffet sudah dikenal sebagai mahasiswa yang sangat berminat dengan dunia investasi dan sangat focus. Dirinya pernah menerima nasehat mengenai menjadi seorang investor hebat dari Todd Combs yang merupakan dosen sekaligus seorang manajer investasi dari Berkshire. Buffet disuruh untuk membaca setumpuk dokumen, laporan serta buku dengan tujuan untuk membangun pengetahuannya.

Menurut sang dosen, banyak mahasiswa yang bisa melakukannya namun mereka malas.

Buffet melaksanakan tugas tersebut dan terus melanjutkan kebiasaannya membaca hingga saat ini, saat dirinya telah menjadi seorang investor kelas dunia.

• Jaga emosi agar tetap stabil
Seorang investor yang baik tidak boleh membuat keputusan berdasarkan atas kepanikan sesaat.

Di dalam dunia saham, harga bisa naik turun dengan cepat dan situasi pasar juga bisa berubah secara mendadak. Dalam hal ini, Buffet selalu menekankan rasionalitas serta ketenangan setiap kali menghadapi situasi pasar yang mungkin akan menyebabkan kepanikan para investor, terutama yang kurang berpengalaman.

Kestabilan emosi dibutuhkan untuk menghindari penyesalan ketika keputusan yang diambil secara terburu – buru ternyata tidak membawa hasil yang sesuai dengan harapan.

• Manfaatkan setiap peluang, termasuk yang datang secara tiba – tiba
Warren Buffet seruing bercerita tentang kemitraannya dengan Charlie Munger, yang kemudian menjadi inspirasi Berkshire Hathaway. Pertemuam Buffet dan Munger tidak pernah direncanakan sebelumnya. Saat menjelajahi kemungkin menjadi rekanan, Charlie Munger terbukti menjadi salah satu penyokong kesuksesan Berkshire Hathaway. Menurut Buffet, pertemuan tersebut merupakan satu kebetulan yang menguntungkan.

Dalam hal ini, dirinya menekankan bahwa setiap investor harus punya rasa ingin tahu yang besar agar setiap kesempatan yang mungkin akan memberi keuntungan di masa depan dapat terdeteksi. Baik Munger maupun Buffet memiliki rasa ingin tahu yang besar sehingga ketika mengetahui ada potensi keuangan, keduanya menggunakan rasa ingin tahu tersebut untuk mencari peluang. Kesigapan serta intuisi merupakan dua hal penting yang harus dimiliki oleh setiap investor.